Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

132.364 Perusahaan Jatim Tercatat Patuh Mendaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB
Ilustrasi perbandingan data BPJS Ketenagakerjaan antar daerah
Ilustrasi perbandingan data BPJS Ketenagakerjaan antar daerah

NUSABARU – Upaya dan kerja keras Pemprov Jawa Timur dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat membuahkan hasil membanggakan. 

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, total ada 132.364 perusahaan di Jawa Timur yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

Baca Juga: Polda Jatim Cek Izin Edar dan Mutu Pangan di Bulan Ramadan

Yang sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak di Indonesia pada 2025.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas kepatuhan sektor usaha di Jawa Timur dalam regulasi perlindungan tenaga kerja. Pasalnya, capaian tersebut menjadi indikator komitmen setiap perusahaan. 

"Alhamdulillah, ini bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata bahwa perusahaan-perusahaan di Jawa Timur taat aturan. Mereka juga taat dan memiliki kesadaran tinggi untuk memberikan perlindungan kepada para pekerjanya. Jadi ini benar-benar menggambarkan lingkungan kerja yang sehat," ujar Khofifah, Kamis  (26/2/2026).

Angka 132.364 perusahaan dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak tersebut menempatkan Jawa Timur di peringkat pertama secara nasional. Di mana, daerah ini mengungguli DKI Jakarta dengan 116.824 perusahaannya, Jawa Tengah dengan 107.420 perusahaannya, dan Jawa Barat dengan 98.029.

"Secara nasional, total perusahaan peserta program BPJS Ketenagakerjaan tercatat sebanyak 875.641 perusahaan. Dan Alhamdulillah Jawa Timur menyumbang angka terbanyak untuk itu," jelas Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tenaga Medis, Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Annual Educational Conference A

Mantan Menteri Sosial RI itu menegaskan, kontribusi perusahaan dalam menyediakan BPJS Ketenagakerjaan mencerminkan tanggung jawab. Mengingat, perlindungan terhadap tenaga kerja merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem industri yang sehat dan kompetitif.

Selain itu, kepatuhan perusahaan juga menjadi salah satu indikator penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Sebab, setiap investor, baik domestik maupun global, membutuhkan kepastian hukum dan regulasi dalam mengambil keputusan bisnis.

"Ini menjadi nilai tambah bagi Jawa Timur dalam menarik investasi. Kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan menunjukkan bahwa ekosistem usaha kita stabil, tertib, dan memiliki payung hukum yang melindungi”terangnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Terimakasih Atas Izin Kampung Haji Indonesia di Makkah

Lebih lanjut, gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu menjelaskan bahwa prestasi ini menunjukkan posisi strategis Jawa Timur sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Terlebih dengan sumbangan 15 persen perusahaan peserta program BPJS Ketenagakerjaan secara nasional. 

Ke depan, Gubernur Khofifah memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memberikan penguatan sinergi dengan dunia usaha, asosiasi industri, serta BPJS Ketenagakerjaan. 

Hal ini agar cakupan perlindungan semakin luas dan merata bahkan ke perusahaan-perusahaan yang saat ini belum memberikan BPJS Ketenagakerjaan terhadap karyawannya. (Red)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bonek Green Army Rayakan Anniversary ke-17, Optimisme Juara Persebaya Menguat

Bonek Green Army merayakan anniversary ke-17 dengan doa bersama dan nobar Persebaya. Cak Pur optimistis Green Force juara Liga 2026.

Fasilitas WiFi BRI di Pasar Keputran Dukung Transaksi QRIS Lebih Mudah dan Cepat

SURABAYA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor

EAZI Jadi Terobosan Baru TTL Percepat Pelayanan Kapal di Area Labuh

Terminal Teluk Lamong menerapkan EAZI atau Express Anchorage Zone Service pada 2026 untuk mempercepat pelayanan kapal dan mengurangi waktu pergantian antarkapal

TTL Siapkan Integrasi BESTI dengan PHINISI dan Inaportnet untuk Percepat Layanan Kapal

PT Terminal Teluk Lamong (TTL) siapkan pengembangan integrasi aplikasi BESTI dengan PHINISI, Inaportnet, dan Zona EAZI guna perkuat koordinasi layanan kapal

7 Bulan Ayah di Penjara, Bocah SD Ini Terus Bertanya: “Kapan Ayah Pulang, Ma?”

Anak Asmaul mempertanyakan keberadaan ayahnya yang sekitar 7 bulan tak kunjung pulang karena tersangkut kasus perjudian akibat ponsel miliknya ada aplikasi HGI

Gegara Aplikasi Gambar Kadal Milik HGI, Teknisi AC di Surabaya Mendekam 1 Tahun di Penjara

Gegara aplikasi Higgs Games Island (HGI) tampil di ponsel, berujung vonis satu tahun penjara terhadap tiga warga kawasan Simo, Surabaya